Dosen UMKO perkuat literasi 30 guru di Lampung Utara

Lampung utara | Upaya peningkatan kualitas literasi guru terus diperkuat melalui kegiatan Peningkatan Kemahiran Berbahasa Indonesia dan Literasi yang digelar di Gedung Korpri Kabupaten Lampung Utara, 14–16 April 2026. Dalam kegiatan ini, dosen Universitas Muhammadiyah Kotabumi (UMKO), Windo Dicky Irawan, M.Pd., dipercaya menjadi narasumber. Kegiatan tersebut diikuti oleh 30 guru SD dan SMA yang mewakili sekolah-sekolah di Lampung Utara. Program ini menjadi bagian dari langkah strategis untuk meningkatkan kompetensi bahasa dan literasi pendidik.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Balai Bahasa Provinsi Lampung ini bertujuan meningkatkan kemampuan guru dalam menggunakan bahasa Indonesia secara baik dan benar, baik lisan maupun tulisan. Peserta yang terlibat merupakan perwakilan dari sekolah dengan capaian Asesmen Nasional tertentu, sehingga pelatihan diharapkan tepat sasaran. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah pembinaan literasi yang berkelanjutan bagi para pendidik. Dengan demikian, guru tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam pembelajaran.

Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mendapatkan materi kebahasaan secara bertahap, mulai dari ejaan, pilihan kata, kalimat, hingga paragraf. Pada hari terakhir, Windo Dicky Irawan menyampaikan materi teknik mengulas buku untuk siswa serta teknik membaca kritis dan analisis. Materi tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kemampuan guru dalam membimbing siswa memahami dan mengevaluasi bacaan secara mendalam. Penyampaian materi juga dilakukan secara interaktif agar peserta lebih mudah memahami dan mengaplikasikannya.

Windo Dicky Irawan menyampaikan bahwa kemampuan literasi guru memiliki peran penting dalam membentuk kualitas pembelajaran di kelas. “Guru harus mampu menjadi contoh dalam penggunaan bahasa yang baik sekaligus membimbing siswa agar memiliki kemampuan membaca kritis,” ujarnya. Ia juga menekankan bahwa keterampilan mengulas buku dapat membantu siswa dalam mengembangkan daya pikir analitis. Oleh karena itu, penguatan literasi tidak bisa dilepaskan dari peran aktif guru di sekolah.

Penugasan sebagai narasumber ini merupakan bagian dari kontribusi UMKO dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan di daerah. Keterlibatan dosen dalam kegiatan ini juga menjadi bentuk pengabdian kepada masyarakat di bidang pendidikan. Melalui kegiatan ini, para guru diharapkan mampu mengimplementasikan keterampilan literasi dalam proses pembelajaran secara nyata. Dampaknya, kualitas pendidikan di Kabupaten Lampung Utara diharapkan dapat terus meningkat.
( RIZAL MOI )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *