Indragiri Hilir | Polsek Tembilahan Hulu menggelar kegiatan Forum Group Discussion (FGD) pada Selasa, 21 April 2026 sekira pukul 08.30 WIB, bertempat di Aula Mapolsek Tembilahan Hulu, Jl. Provinsi, Dusun Penyemahan, Desa Pulau Palas, Kecamatan Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Camat Tembilahan Hulu Denny Satriyanto, S.Sos, Kapolsek Tembilahan Hulu AKP Anra Nosa, S.H., M.H., perwakilan Danramil 01 melalui Danpos Koramil 01 Tembilahan Hulu Peltu Jaharzam, Ketua MUI Tembilahan Hulu Ustadz Tarmizi Ahmad, S.Ag, perwakilan LAMR Tembilahan Hulu, para lurah dan kepala desa se-Kecamatan Tembilahan Hulu, personel Polsek Tembilahan Hulu, serta Ketua LPM Desa Sialang Panjang Syamsuri.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek Tembilahan Hulu AKP Anra Nosa, S.H., M.H. menyampaikan arahan dan sosialisasi terkait peningkatan kinerja serta sinergi antarinstansi dalam penanganan penyalahgunaan narkoba dan menjaga kondusivitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas).
Kapolsek menegaskan bahwa perang melawan narkoba merupakan tanggung jawab bersama. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemerintahan untuk bersatu menjaga wilayah Tembilahan Hulu dari ancaman narkotika demi menyelamatkan generasi muda.
Selain itu, Kapolsek juga menyoroti persoalan tindak pencurian. Ia menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan serta mengimbau agar tidak melakukan tindakan main hakim sendiri terhadap pelaku kejahatan, melainkan menyerahkan kepada pihak berwajib untuk diproses sesuai hukum.
Terkait permasalahan minyak dan BBM, Kapolsek menyampaikan komitmennya dalam menjaga stabilitas distribusi serta menertibkan praktik pelangsiran yang dapat merugikan masyarakat. Ia menegaskan bahwa pihak kepolisian tidak akan mentolerir aktivitas ilegal yang mengganggu kebutuhan masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Kapolsek juga mengingatkan seluruh peserta untuk bijak dalam menggunakan media sosial. Ia mengimbau agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi hoaks serta selalu memastikan kebenaran informasi sebelum menyebarkannya. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya menjaga netralitas, khususnya dalam menghadapi isu-isu politik dan SARA yang berpotensi menimbulkan konflik di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan FGD ini, diharapkan terjalin koordinasi yang lebih solid antara aparat keamanan, pemerintah, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen dalam menjaga situasi yang aman dan kondusif di wilayah Tembilahan Hulu.(GM)












