Meski Hanya Sekali, kita tidak pernah tahu kapan umur kita akan berakhir.
Sebanyak apapun harta kekayaan yang dimiliki, tidak ada yang mampu menebus atau menahan datangnya ajal (Kematian)
Selain Mengerjakan shalat wajib lima waktu, Sempatkanlah Shalat Taubat Nasuha untuk memohon ampunan kepada Allah SWT karena kita tidak pernah tahu kapan umur kita akan berakhir.
Shalat Taubat adalah shalat sunnah yang dikerjakan saat seseorang ingin bertobat dan kembali kepada Allah setelah berbuat dosa atau kesalahan.
Waktu Utama Shalat Taubat : Kapan saja siang atau malam.Waktu terbaik adalah di sepertiga malam terakhir atau saat sunyi.
Dilarang dikerjakan pada waktu haram (setelah Subuh hingga matahari terbit, dan setelah Ashar hingga matahari terbenam).
Niat Shalat Taubat : “Ushallii sunnatat taubati rak’ataini lillaahi ta’aalaa.” (Aku berniat shalat sunnah taubat dua rakaat karena Allah Ta’ala).
Tata Cara Pelaksanaan : Dikerjakan minimal 2 rakaat (bisa juga 4 atau 6 rakaat.
Gerakan dan rukunnya sama seperti shalat fardhu.Membaca surat pendek setelah Al-Fatihah (bebas surat apa saja).
Memperbanyak doa istighfar dan penyesalan yang mendalam saat sujud terakhir atau setelah salam.
Doa dan Dzikir Penutup : Membaca Sayyidul Istighfar berulang-ulang dengan penuh penghayatan.
Menyesali dosa yang lalu dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi.
Supriyanto (ilyas) Ketua Umum / Direktur Utama Tim Sembilan/ Tim Senyap Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Generasi Muda Indonesia Cerdas Anti Korupsi (Gmicak), Media, LBH Yayasan Generasi Muda Indonesia Cerdas Demokrasi (Gemindo). Nomor Telpon WhatsApp : 0822443319999













