“Dari Ruang Tertutup, Kekuatan Disusun: Yakusa Laskar Garuda Siap Mengguncang dari Desa ke Ibu Kota”

PATI || Di balik rapatnya pintu lantai 10 Safin Hotel Pati, Selasa (5/5/2026), sebuah konsolidasi senyap namun berdaya ledak tinggi digelar. Komunitas Yakusa Farm Pati bersama Fraksi Partai Gerindra tak sekadar berkumpul, mereka merapikan barisan, mengunci arah, dan menegaskan langkah hingga ke akar desa.
Hadir langsung anggota DPR RI Fraksi Gerindra, Danang Wicaksana Sulistya, yang juga Kapoksi Komisi V. Kehadirannya bukan formalitas, melainkan sinyal kuat bahwa pertemuan ini berada dalam radar strategi yang lebih besar.
Sekitar 200 anggota Yakusa tampak memenuhi ruang, mewakili 400 desa di Kabupaten Pati, masing-masing dua delegasi. Bukan angka biasa. Ini adalah peta kekuatan yang tersusun rapi, menjangkau hingga lapisan terbawah.
Puncaknya, sebuah keputusan tegas diumumkan: Yakusa bertransformasi menjadi Yakusa Laskar Garuda. Bukan sekadar ganti nama, melainkan penegasan identitas, lebih solid, lebih militan, dan terang-terangan memosisikan diri dalam orbit kebangsaan.
Danang tak menutupi apresiasinya. Ia menyebut laju Yakusa sebagai fenomena yang sulit diabaikan.
“Baru setengah tahun, tapi sudah menghimpun sekitar 1.100 personel. Basisnya di Pati, tapi gaungnya sudah sampai Jakarta. Ini bukan gerakan biasa,” tegasnya.
Ia juga memberi garis tegas soal posisi mereka ke depan.
“Yakusa Laskar Garuda harus tetap di depan, setia pada negara, menjaga persatuan, dan tidak keluar dari rel kebangsaan,” lanjutnya.
Konsolidasi ini lebih dari sekadar pertemuan internal. Ia adalah pesan terbuka yang disampaikan secara tertutup: sebuah kekuatan dari daerah sedang tumbuh, mengakar dalam diam, dan bersiap melangkah lebih jauh dari yang terlihat.
Dikutip dari ynnews.id
(Red)













