Jombang | bertempat di jl.kandangan,ngepeh,rejoagung,kecamatan Ngoro,kabupaten Jombang provinsi Jawatimur,Selasa 21 April 2026
Diduga telah terjadi Kecurangan oknum pengusaha nakal di wilayah hukum Polsek Ngoro,Jombang gunakan bahan bakar solar bersubsidi dengan cara yang sangat rapi dan terstruktural dengan melangsir menggunakan truk/colt diesel
Kegiatan setiap hari truk/colt diesel untuk mengangsu bahan bakar solar dari SPBU 1 ke SPBU lainnya guna mendapatkan pasokan solar subsidi untuk bahan bakar Alat berat di dalam pabrik/perusahaannya
Seperti halnya kata narasumber yang tidak mau disebutkan namanya memaparkan,”setau saya Gee truk niku mas bolak-balik ngisi terus di salin Ten jurigen 30 literan Ten Jero pabrik”ujarnya
Masih narasumber,”kadose polisine Gee pun semerap mas wong niku Lo pun suwe pabrik niku,”imbuhnya
Agar berita berimbang Selasa 21-04-2026 sekira pukul 11.34 wib kami mendatangi pabrik guna konfirmasi,untuk memastikan adanya kegiatan tersebut namun pabrik tertutup dan seolah tidak merespon tamu siapapun selain pegawai pabrik
>Tak henti disitu sekitar pukul 14.30 wib kami mencoba konfirmasi ke Kanit Reskrim Polsek Ngoro melalui pesan singkat agar berita berimbang,”terima kasih informasinya kita lakukan penyelidikan selanjutnya kami komunikasikan dengan satreskrim polres Jombang,”jawabnya dengan singkat
Tentunya ini menjadi perhatian khusus bagi penegakan hukum di wilayah polsek Ngoro,Jombang untuk segera menindak lanjuti dugaan oknum pengusaha nakal yang dengan sengaja menggunakan solar subsidi untuk alat berat/produksi pabrik yang seharusnya menggunakan bahan bakar solar industri yang sesuai dengan aturan yang berlaku
Kini masyarakat dan para sopir banyak mengeluh dengan sulitnya mendapatkan bahan bakar solar subsidi untuk rakyat kecil yang harus antri setiap hari setiap SPBU hanya karena telah di kuras oknum pengusaha nakal,
Polres Jombang unit Tipidter di minta untuk segera mengambil langkah tegas untuk segera menindak lanjuti kegiatan tersebut sesuai undang-undang yang berlaku dan jangan tebang pilih kini masyarakat menanti tindakan dari polres Jombang untuk segera turun tangan agar masyarakat tidak menduga-duga bahwa kegiatan tersebut telah di bekingi oleh oknum sejak lama.(,BK)












